Liverpool vs Everton | English Premier League | Preview dan Prediksi Bola Hari dan Malam | Ini Minggu 24 April 2022|

Derby Merseyside dengan implikasi besar di sisi atas dan bawah klasemen Liga Premier Inggris akan tercipta saat Liverpool menjamu sang tetangga, Everton, di stadion Anfield pada Minggu malam pukul 22.30 WIB. Laga ini dapat dinikmati di wilayah Indonesia secara langsung melalui stasiun televisi SCTV dan layanan live streaming Mola TV.

Liverpool akan melanjutkan perburuan mereka atas gelar juara Liga Premier Inggris dengan mencoba mengalahkan rival sekota, Everton, yang saat ini berjuang untuk lolos dari ancaman degradasi yang memalukan. Pertandingan antara kedua klub yang saling membenci satu sama lain ini diperkirakan berjalan seru, keras dan dramatis, seperti yang selalu terjadi sebelumnya.

The Reds saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan 76 poin, terpaut satu poin di bawah Manchester City dengan enam pertandingan tersisa. Tim Merseyside Merah itu memenangkan pertandingan Liga Premier terakhir mereka dengan menghunjamkan 4 gol tanpa balas ke gawang rival bebuyutan, Manchester United. Kemenangan itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool di liga menjadi 13 pertandingan, dengan memenangkan 11 diantaranya.

Everton terakhir kali bermain imbang 1-1 melawan tamunya, Leicester City, di Goodison Park. Raihan sebiji poin itu menempatkan mereka di urutan ke-17 dengan 29 poin. The Toffees kini hanya unggul satu poin dari Burnley yang berada di posisi ke-18, klub teratas dalam zona degradasi. Namun mereka masih memiliki satu pertandingan di tangan.

Siapakah yang akan berjaya di laga seru antara dua rival sekota ini? Mari ikuti terus pembahasan dan perkiraan hasil akhir pertandingan yang telah disusun oleh tim Sindikat Bola.

Pasar Taruhan

Asian Handicap: Liverpool 0 : 2 Everton
Over/Under: 3 1/4 Gol

Berita Tim

Meskipun sedang menjalani jadwal yang tak kenal ampun, ruang perawatan Liverpool tetap kosong kecuali Roberto Firmino, yang cedera kakinya perlu diperiksa sebelum laga derby hari Minggu.

Jurgen Klopp pasti akan mempertimbangkan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Villarreal di tengah pekan mendatang, sehingga beberapa perubahan diharapkan terjadi di laga ini.

Tidak akan mengherankan jika pemain kunci seperti Thiago Alcantara, Joel Matip, Andy Robertson, Luis Diaz dan Sadio Mane, disimpan mengingat pertandingan yang tak kalah penting itu.

Para pemain pelapis seperti Naby Keita, Kostas Tsimikas dan Diogo Jota, kelihatannya akan mengambil kesempatan sebaik-baiknya dalam laga menghadapi rival sekota.

Di kubu Everton, Dominic Calvert-Lewin harus kembali ditepikan karena cedera paha yang akan membuatnya absen selama dua minggu ke depan.

Donny van de Beek kembali ke bangku cadangan pada pertengahan pekan setelah sempat absen beberapa waktu. Tetapi sepertinya ia tidak akan masuk di starting eleven dalam laga penting ini.

Yerry Mina langsung dipercaya sebagai starter saat menghadapi Leicester, meskipun ia sebelumnya telah absen selama 6 minggu karena cedera. Diperkirakan Mina akan mempertahankan tempatnya untuk pertandingan ini.

Dele Alli memiliki peran besar dalam gol penyama kedudukan saat menjamu Leicester pada tengah pekan, tetapi Lampard kemungkinan tidak melihat alasan untuk mengubah starting eleven, dengan Richarlison menjadi ujung tombak dan Fabian Delph bermain di tengah lapangan.

Tidak akan terlalu mengejutkan jika Frank Lampard memainkan formasi lima bek mengingat tugas berat yang akan ia hadapi melawan Liverpool yang memiliki barisan penyerang terbaik di liga.

Data dan Analisis

Liverpool adalah satu-satunya tim yang belum terkalahkan dalam pertandingan kandang di Liga Premier Inggris musim ini. Tercatat mereka telah memenangkan secara beruntun 11 pertandingan terakhir di Anfield, mencetak 33 gol dan hanya kemasukan 2 gol saja dalam periode itu. The Reds juga mencatat clean sheet dalam empat laga terakhir Premier League saat bermain di depan pendukung sendiri.

Everton memiliki salah satu rekor terburuk di kandang lawan musim ini. Mereka baru sekali menang dalam 15 pertandingan tandang, dan kemenangan satu-satunya itu terjadi kala melawat ke Brighton bulan Agustus tahun lalu. Saat ini The Toffees sudah mengalami 6 kali kekalahan tandang beruntun di Liga Premier, mencetak 5 gol dan kebobolan 17 gol dalam prosesnya.

Pada pertemuan terakhir antara sesama tim yang hanya dipisahkan oleh sungai Mersey itu, Everton yang dijuluki Merseyside Biru harus menyerah 1-4 di Goodison Park terhadap Liverpool. Mohamed Salah mencetak sepasang gol pada laga itu, Jordan Henderson dan Diogo Jota juga ikut membobol gawang The Toffees. Demarai Gray menyumbangkan gol hiburan bagi Everton. Namun, pada pertemuan terakhir di stadion Anfield bulan Februari tahun lalu, Everton yang kala itu masih ditangani oleh Carlo Ancelotti sukses menekuk tuan rumah dengan skor 2-0.

Dalam 25 pertandingan terakhir antara keduanya di semua kompetisi, Liverpool mendominasi sang tetangga dengan menorehkan kemenangan 12 kali, imbang 12 kali dan hanya mencatat satu kekalahan. Wajar jika dalam pertandingan kali ini The Reds sangat difavoritkan untuk mendekatkan The Toffees ke jurang degradasi yang akan menjadi peristiwa pertama kalinya dalam sejarah klub dalam kurun waktu 71 tahun terakhir.

Meskipun saat ini jurang perbedaan kekuatan kedua tim sangat lebar, namun dalam laga kali ini ada satu hal yang harus diperhatikan. Hari Rabu mendatang Liverpool dijadwalkan menjamu Villarreal dalam leg pertama babak semi final Liga Champions. Tentu saja ada kemungkinan besar bahwa Jurgen Klopp tidak akan menurunkan skuad terbaiknya kali ini. Beberapa pemain kunci berpotensi disimpan mengingat Liverpool telah menjalani jadwal super padat belakangan ini. Namun mengingat kedalaman skuad yang dimiliki Liverpool, para pemain pelapis yang akan disiapkan juga bukan pemain abal-abal. Nama-nama seperti Naby Keita, Kostas Tsimikas dan Diogo Jota, semuanya memiliki kualitas di atas rata-rata.

Dalam dua laga terakhir, Everton telah menunjukkan semangat juang yang diperlukan untuk bertahan di Liga Premier Inggris. Para penggemar The Toffees pasti akan mendukung secara habis-habisan tim kesayangan mereka di Anfield. Namun sulit rasanya melihat kedua faktor itu dapat diterjemahkan menjadi hasil yang diharapkan. Di atas kertas, tim dengan rekor kandang terbaik Liga Premier menghadapi tim dengan rekor tandang terburuk akan memunculkan satu hasil saja. Kami tidak mengharapkan kejutan maupun keajaiban terjadi di laga ini, mengingat anak asuhan Jurgen Klopp telah membuktikan dalam beberapa musim belakangan bahwa sangatlah sulit membendung laju kemenangan mereka di fase akhir musim.

Prediksi bola malam ini

Asian Handicap: No Bet
Over/Under: Under 3 1/4
Skor: Liverpool 2-0 Everton

Untuk Anda yang ingin bertaruh pada pertandingan ini Kami menyarankan anda di  situs VIO88 – agen judi bola terpercaya dari IDN Sports. Nikmati Welcome Bonus 88% dan Bonus Deposit Harian 5% serta Deposit Pulsa tanpa potongan.

Leave a Reply